Latar Belakang 12 Wamen

0
21

KabarDetikNews.com – Ke-12 wakil menteri tersebut memiliki latar belakang berbeda. Sebagian berasal dari kalangan profesional, sebagian lagi merupakan politisi. Berikut latar bekalang para wakil menteri yang baru saja dilantik Jokowi:

1. Angela Tanoesoedibjo kini menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata. Dia adalah politisi Partai Pelindo dan menjabat sebagai Wasekjen. Saat ini dia menjabat sebagai Direktur PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) perusahaan induk dari stasiun RCTI, MNC, dan Global TV. Dia juga maju di Pileg 2019 di Daerah Pemilihan Jawa Timur 1 dengan daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo, namun gagal ke Senayan.

2. Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN, merupakan Direktur Utama PT Bank Mandiri tbk. Pria yang karib disapa Tiko ini menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri sejak 2016.

3. Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN adalah Direktur Utama PT Inalum. Budi bukan orang baru di BUMN. Terakhir, pria kelahiran Bogor itu menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum sejak September 2017 lalu.

Di tangan Budi, Inalum berhasil merebut 51 persen saham PT Freeport Indonesia. Keberhasilan itu atas kerja keras pemerintah dan tentunya Inalum dalam mencari pendanaan untuk membeli saham Freeport.

4. Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Pertahanan merupakan mantan Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin. Sakti sendiri tak memiliki pengalaman di bidang pertahanan. Saat ini ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Solusindo Kreasi Pratama.

Perusahaan ini membawahi PT Tower Bersama Infrastruktur, penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 14.000 menara. Karena jabatannya ini, dia kerap dijuluki sebagai Raja Menara.

5. Suahasil Nazara, Wakil Menteri Pertahanan adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Suahasil juga merupakan Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi FEB UI. Jabatan lain yang pernah didudukinya adalah Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI (2010-2015), serta menjadi Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.

Baca Juga:  Pengakuan Pelajar SMK Manado yang Tikam Guru karena Ditegur Merokok

6. Zainut Tauhid, Wakil Menteri Agama adalah Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Zainut diketahui merupakan politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Zainut sempat menjadi anggota DPR periode 2004-2009, kemudian periode 2009-2014.

7. Wempi Wetipo, Wakil Menteri PUPR adalah Tokoh Papua. Ia merupakan mantan Bupati Jayawijaya selama dua periode, yaitu 2008-2013 dan 2013-2018.

Selama menjadi Bupati Jayawijaya, Wempi pernah mendapat penghargaan. Antara lain dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan dari KPK itu terkait manajemen keuangan yang diterapkan Wempi di Kabupaten Jayawijaya. Pada Pilgub Papua tahun 2018, Wempi mengikuti kontestasi tersebut menjadi calon gubernur Papua. Namun ia dikalahkan oleh kandidat petahana, yaitu Lukas Enembe yang berpasangan dengan Klemen Tinal.

8. Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri adalah Dubes Indonesia untuk AS. Mahendra pernah menjadi wakil Menteri Perdagangan, mendampingi Mari Elka Pangestu. Kemudian, Wakil Menteri Keuangan pada tahun 2011.

9. Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan adalah anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 dari Partai Golkar. Pada Pemilihan Legislatif tahun 2019, ia kembali mencalonkan diri untuk menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara dengan nomor urut 1.

10. Surya Tjandra, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah Politikus Partai Solidaritas Indonesia. Dia adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan mendapat beasiswa untuk meneruskan pendidikannya di bidang hukum untuk program S2 di Universitas Warwick, Inggris dan program S3 di Universitas Leiden, Belanda.

11. Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal adalah Ketua Umum Relawan Pro Jokowi atau Pro Jo. Dalam kariernya di bidang politik, ia pernah menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta periode 2005-2010 dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Kemudian, ia absen di dunia politik hingga mendirikan Projo pada Agustus 2013.

Baca Juga:  Mahfud MD Jadi Menko Polhukam Sipil Pertama

12. Alue Dohong, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah Pejabat Badan Restorasi Gambut atau BRG. Alue menjadi orang dari suku dayak pertama yang ditunjuk menjadi pejabat negara.

Belum ada peringkat.

Berikan rating untuk post ini ?